Sabtu, 12 Maret 2016

Sinopsis: Sinopsis Antara Nur dan Dia Season 2 Episode 81

Sinopsis
 
Sinopsis Antara Nur dan Dia Season 2 Episode 81
Mar 12th 2016, 05:09, by noreply@blogger.com (Bli Ketut)

Sinopsis Antara Nur dan Dia Season 2 Episode 81. Cerita dimulai saat Nur turun dan kaget melihat ada Iclal datang. Iclal mengatakan kemari lah, lebih bagus kalau ada kau disini. Apa Yigit tidak memberitahumu? Yigit dan Nur pun bingung yang dikatakan Iclal. Yigit mengatakan apa yg ingin kamu katakan Iclal? Iclal mengatakan aku hamil, Yigit. Yigit kaget mendengarnya dan Nur juga merasakan hal perih yang sama sambil menatap ke arah Yigit. Nur mengatakan tidak mungkin, ini tidak mungkin. Yigit, apa yg dia katakana? Ini tidak mungkin bukan. Yigit bicaralah padaku. mengapa kamu tidak menjawab? Mengapa kamu diam saja dan tidak bicara apapun? 




Sinopsis Antara Nur dan Dia Season 2 Episode 81. Yigit mengatakan Nur. Nur mengatakan baiklah, aku tahu kamu pasti tidak melakukannya, karena kamu membuatnya sedih jadi dia kasihan melihat anaknya dan ingin kamu kembali (Nur sambil menangis), ok mungkin ini tidak benar. Yigit pun langsung pergi ke belakang nampak terlihat gelisah. 

Nur mengatakan kamu dengar aku kan? Ini tidak mungkin. mustahil, ini tidak mungkin. tidak mungkin, tidak mungkin Yigit menyentuhmu Iclal. (Nur langsung teriak) tidak mungkin dia menyentuhmu.

Sementara yigit yg hanya bisa mengigit jarinya aja. Iclal mengatakan kasihan. Nur mengatakan tidak, kau tidak mungkin dapat membuat hal ini kepada kita. Ini tidak mungkin, Yigit tidak menyentuhmu. Iclal mengatakan mungkin aku harus pergi dan meninggalkan kalian untuk bicara berdua.

Iclal pun pergi. Nur menangis dan tidak percaya. Nur mengatakan tidak mungkin, Iclal sudah gila. Yigit mengatakan Nur. Nur mengatakan cintaku, katakan padaku, katakan padaku bahwa kamu tidak menyentuhnya. Nur pun langsung mendorong badan Yigit. Nur mengatakan katakan sesuatu Yigit, katakan padaku, mengapa dia bisa hamil Yigit? Kamu tidak menyentuhnya kan, tidak menyentuhnya.

Yigit pun langsung menjawabnya sambil teriak. Yigit mengatakan Allah menghukumku, Nur. Allah menghukumku. Yigit pun mencoba menenangkan Nur yang lagi teriak menangis. Nur kemudian menampar wajah Yigit. Sementara Yigit hanya terdiam berdiri aja.

Iclal yg menelpon karem kalau dia harus melihat hal sesuatu di rumah Nur dan Karem sedang dalam rapat. Karem pun pergi dan menemui rumah Nur karena penasaran dan meninggalkan rapatnya.

Yigit mencoba untuk menjelaskan ini dengan Nur tapi tidak bisa-bisa. Yigit mencoba menjelaskan pada Nur kalau Yigit tidak tahu apa-apa, dia tidak sadarkan diri pada saat itu dan Yigit tidak mengerti bagaimana hal ini bisa terjadi.

Nur pun membalas jawabannya "kamu berselingkuh. kamu berselingkuh. kamu tidak dapat menyentuh dia, atau apa pun selain saya. saya sangat bodoh begitu percaya dan menghabiskan waktu bersamamu". Lalu Nur mulai menghancurkan segala sesuatu dalam rumah. Nur menghancurkan barang-barang rumahnya sambil mengatakan ini tidak akan mungkin terjadi.

Yigit mencoba untuk menjelaskan hal ini lagi pada Nur, tapi Nur sudah tidak percaya dengan Yigit. Nur kemudian pergi keluar dan pergi dengan mobilnya. Yigit pun mengejarnya dengan mobilnya dan mengejar Nur.

Nur yang di dalam mobil sambil menangis dan bergumam "aku membencimu". Yigit yg di lain mobil mencari mobil Nur,  "dimana kamu, dimana, dimana".

Karem pun sampai di rumah Nur. Karem melihat di dalam rumah penuh dengan benda-benda berantakan.

Yigit mencoba menelpon Nur tapi Nur menghiraukannya. Yigit mengatakan angkat, angkat ayo Nur angkat telponnya. Yigit yg sudah tidak berada jauh di belakang mobil Nur. Nur pun melihat kalau ada Yigit mengejarnya dari kaca spion mobilnya. Nur pun mengangkat telponnya. Nur mengatakan jangan ikuti aku.

Yigit mengatakan Nur kamu begitu cepat mengemudinya. Berhenti ke tepi sisi. Nur pun sambil berteriak pada Yigit "aku bilang jangan ikuti aku". Yigit tetap mengelak mengejar Nur. Nur bilang jika Yigit tetap mengejarnya Nur akan menabrakan mobilnya. Yigit pun menjawabnya jangan lakukan itu. Nur tetap ngebantah dan dia pergi ke tepi jalan sebelah yg ada truk melintas di depannya. Yigit pun menjawabnya. Nur mengatakan Nur baiklah, aku akan berhenti.

Yigit pun memberhentikan mobilnya dan Nur pergi jalan meninggalkan Yigit jauh. Nur mengatakan pada Yigit lewat telepon "jika kamu tetap mengejarku, aku akan terus mencelakakan diriku". Yigit mengatakan masyallah, masyallah. aku sudah di tepi. Aku sudah tidak mengikutimu. Nur pun membuang ponselnya. Yigit mengatakan hallo, Nur. Yigit pun langsung mengelahkan nafasnya.

Firat bersama rekan kerjanya di kantornya dan dia berpikir karena ia gagal untuk menemukan gadis yang tepat untuk menggantikan Nur dalam iklan.  Iclal pun datang ke kantor Firat, Iclal ingin bicara pada Firat, mereka pun pergi ke atas ke ruangan kerja Firat. Iclal mengatakan kalau dia sudah membalas dendam kepada Nur sama Yigit lalu Iclal mengatakan pada Firat kalau dirinya hamil. Firat sangat senang mendengarnya kalau Iclal hamil. Firat pun langsung memeluk Iclal dengan senangnya. Sambil mengatakan sesuatu "aku sangat senang Iclal, saya akan menjadi seorang ayah". Iclal pun menepis pertanyaan Firat kalau mereka sudah berjanji dengan hal ini. Firat menjawabnya sambil tersedih "Baiklah, Yigit yang akan jadi ayahnya".

Iclal pun menjelaskan pada Firat untuk melupakan hal ini lagi kalau semua sudah selesai. Firat pun meminta maaf apa yang dia lakukan dan menyesal tadi. Iclal mengatakan kalau dengan hal ini dia akan kembali menjadi keluarga. Firat yang terus mendengar penjelasan Iclal kalau dia akan kembali pada Yigit nampak terlihat gelisah.

Yigit yang menelpon untuk mencari lacak GPS telepon nur, tapi tidak ditemukan. Sementara Nur yang di dalam mobil sambil meratapi kesedihannya dan mengingat kejadian yang sebelumnya.

Iclal pun pergi meninggali Firat. Firat menanggapi kalau itu masih hak dia, tapi Iclal marah dan pergi kalau hal ini sudah berakhir. Firat pun bergumam sendiri "Ini akan menjadi sangat sulit Firat. ini sangat jauh lebih sulit dari pada yang kamu pikirkan sebelumnya".

Elmas yang bersemangat di restorant dan menunggu Cahit. Cahit datang merekapun membicarakan untuk akan pergi ke dokter mencoba test DNA bersama. Cahit pun menelpon Dokter yang dulu pernah mencoba test kehamilan bersama Nazan. Lalu dokter tersebut mencoba menelpon Nazan untuk bilang Cahit akan mencoba test DNA. Nazan pun langsung merasa panik.

Ny. Aytul pergi kekamar Iclal dan mencari Iclal, ada pembantunya yang lagi ingin membuang sampah ternyata alat test kehamilan positifnya terjatuh. Ny. Aytul pun mengambilnya lalu ada Iclal datang menghampirinya.

Yigit yang bingung mencari keberadaan Nur. Sementara Nur yang di dalam mobil terus menangis memikirkan kejadian di saat Yigit ciuman dengan Iclal di kantornya serta disaat Iclal dan Yigit pergi berlayar bersama (di bolum 19), pada saat Yigit mandi berdua di hamam bersama Iclal itu semua Nur, Yigit pelukan bersama Iclal di saat berlibur dan itu semua Nur memergokinnya, dan pada saat Yigit malam-malam datang ke rumah sambil mabuk dan dibopong oleh Iclal. Nur yang terus menyetir mobilnya tidak sadarkan diri tiba-tiba Nur menabrak batas besi jalan.

Iclal bertanya-tanya jika tidak akan mengucapkan selamat kepada diriku sendiri tapi kemudian tetap Aytul mengatakan bahwa tentu saja ia sangat kagum. Mengatakan bahwa ia percaya dia punya rencana lain untuk malam itu. Dia meminta untuk tidak salah memahaminya tetapi ia menemukan dirinya dalam ruang dan jadi tampilan Yigit kemudian membuat dia berpikir mungkin punya rencana lain. Iclal mengatakan bahwa dia bercinta bersama Yigit pada malam itu. Aytul pun sangat senang mendengarnya dan mengucapkan selamat pada Iclal. Iclal pun langsung memeluk Aytul dengan senyum di balik kejahatannya.

Orang-orang menghampiri mobil nur yang mengalami kecelakaan. Lalu Yigit datang dan bertanya apa yang terjadi dan menanyakan kemana pengemudinya kepada polisi. Polisinya menjawab kalau Nur sudah dilarikan ke rumah sakit.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions

0 komentar:

Posting Komentar