Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 60. Cerita dimulai dari episode sebelumnya ketika Bahar berlari dan menjatuhkan teropong pemberian Ates, dia pergi ke tepi pantai, tak lama Ates datang, Ates sangat khawatir lalu bahat mengatakan Efsun hamil, Ates pun kaget tak percaya, lalu Bahar pergi.
Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 60. Di ruang kerja mehmet, hasret dan mehmet masih berduka mendengar kabar kehamilan efsun, mehmet mengatakan ates harus bertanggung jawab, efsun pun berpura-pura menolaknya dengan menyebut nama bahar, mereka terus berdebat, hasret pun tak tahan dan mengatakan "Sakine mehmet", mereka brdua pun terdiam, hasre mengatakan sesuatu yang mmbuat efsun sdkt lega, efsun mencoba menenangkan hasret dan memegang tangannya tapi hasret menarik kembali tangannya, lalu efsun memegang tangan mehmet, mehmet pun tak menerimanya, efsun pun pergi, hasret pun melampiaskan kemarahannya dengan mehmet, hasret menangis, lalu mehmet menenangkannya, keduannya pergi ke teras atas.
Nuran mengkhawatirkan bahar, dia gelisah karna no bahar tidak aktif, dia pun mondar mandir dengan pinggangnya yang encok, lalu ilyas pun datang dan mengabarkan kedatangan necati, nuran memberikan surat dari bahar, ilyas pun lngsng berlari mencari bahar dan nuran pun mengikutinya.
Di teras rumah attahan, hasret dan mehmet sdng berbincang, lalu hasret merasa kedinginan, mehmet melepaskan jasnya dn memakaikan ke hasret, fulya pun keluar mencari udara segar dijendela kamarnya lalu tak sengaja ia melihat kemesraan mehmet memakaikan jas ke hasret, fulya lngsng turun dan mengatakan sesuatu ke hasret dan mhemt, hasret pun pamit pergi dan lngsng melepas jasnya, mehmet pun mengantarkan hasret.
Nuran dan ilyas masih mencari bahar, dan mereka pun berdebat di sepanjang jalan. Di rumah attahan, terlihat sosok penampakan yang sdng mengunyah (semacam kacang) dengan gigi tajamnya di kamar, lalu ny. Aiten datang kekamar birsun, mereka pun berbincang, lalu hulya diam-diam menguping di depan pntu yanh sedikit terbuka, efsun pun melihat rok hulya yang terlihat, lalu dengan sengaja efsun mengatakan kalau dia hamil dengan ates, hulya sangat terkejut lalu pergi.
Ilyas dan nuran tiba di rumah, lalu terlihat bahar sedang bersandar di teras rumah, mereka langsung menghampirinya dan menanyakan keadaannya, bahar menjawab singkat lalu masuk ke kamarnya, dikamarnya bahar menutup pintu dan terdiam, lalu terduduk lemas dan menangis, sementara ates duduk termenung ditepi pantai, lalu mengingat khayalannya mempunyai anak dari bahar, ates terlihat sangat stres.
Fulya sudah siap dengan baju tidurnya, lalu mehmet masuk fulya yang sudah siap dikasur menanyakan sesuatu ke mehmet, mehmet pun menjawab dan mengatakan kehamilan efsun, fulya pun menjawabnya lalu mehmet mengambil selimut dan bantal dan tidur di luar
Di meja attahan, semua sudah siap untuk sarapan, lalu datang birsun dengan sangat gembira, sebelum duduk efsun menyapa ny adibe tapi dia malah ketakutan dan mengerang erang, efsun pun bingung dan kmbali ke tempatnya, hulya mengatakan sesuatu tntang kehamilan efsun, lalu mereka pun berdebat, mehmet geram dan berdiri dengan memukul meja, smuanya terdiam, lalu ponsel efsun berbunyi, ates mengajaknya untuk bertemu, efsun pun pergi, ates datang tepat waktu saat birsun tiba dipntu gerbang, ates memaksa efsun untuk ikut dengannya, efsun terus bertanya ingin dbawa kmana, tapi ates membentaknya, merekapun pergi, sementara nuran dan ilyas sdng sarapan, bahar keluar dan siap-siap ke kampus, nuran menyuruhnya untuk sarapan tapi bahar menolaknya dan pergi, kembali ke birsun, ates mengendari mobilnya dengan kecepatan tinggi, efsun pun terus ngoceh, lalu ates berhenti, efsun terlihat terengah engah karna ates mengebut, efsun pun turun, mereka pun berdebat, lalu ates menantang efsun untuk melakukan tes, efsun pun terlihat gugup dan tidak bsa menolaknya, dilain tempat arda sdng memakai dasi didpn cermin, lalu arzu lewat (pembantunya ny. Aithe) arda memanggilnya dan menyuruhnya memakaikan dasi, hulya pun melihatnya, arfa mengatakan sesuatu dan pergi, hulya menghamipiri arzu dan mengatakan sesuatu yang membuat arzu menangis didpaur. Kembali ke ates, ates dan efsun pergi rumah sakit, lalu efsun langsng diperiksa, saat akan diperiksa, efsun menyogok suster itu agar menukarkan hasilnya dengan yang positif, beberapa menit kemudian hasilnya keluar dan ates langsung merebut surat itu, ates sangat terkejut karna hasilnya positif, efsun pun tertawa lega, mereka pun pergi.
Fulya berjalan di losmen, dia memperhatikan satu per satu orang yang sedang bekerja, lalu dia datang ke tempat kerja hasret, hasret yang sedang mengukur baju kaget dengan kedatangan fulya, mereka pun berdebat, fulya menyodorka satu jas dan meletakan uang diatasnya llalu pergi, hasret menghentikannya dan menyuruh untuk mengambil kmbali uangnya, mereka pun berdebat, repika pun merasa tersinggung dan mengejar fulya, mereka berdua pun berdebat.
Bahar sdng duduk ditangga taman, lalu temannya datang membawakannya teh, lalu onur dan tulai memperhatikannya dari jauh dan membicarakannya, onur pun menghampiri bahar dan mengataka sesuatu lalu pergi, saat bahar akan pergi, dia berpapasan dengan birsun dan ates, bahar mencoba menghindar dan birsun memanggilnya, ates lemah tak berdaya, birsun menghampiri bahar dan menanyakan sesuatu, ates hanya memperhatikan dari jauh, lalu efsun pergi, ates pun mengejar bahar dan mengajaknya berbicara, efsun pun menelpon nuran dan mengabarkan hasil palsunya dan ates percaya dengan kehamilannya.
Sesil dan sakine sedang berbincang di rumahnnya, lalu nuran datang membawakan sesuatu, saat itu sesil pamit pergi, nuran dan sakine pun berbincang.
0 komentar:
Posting Komentar