Tayang Rabu 16 Maret 2016
Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 61. Di meja attahan, smua sudah siap untuk sarapan, lalu datang birsun dngn sangat gembira, sebelum duduk efsun menyapa ny adibe tp dia malah ketakutan dan mengerang erang, efsun pun bngung dan kmbali ke tempatnya, hulya mengatakan sesuatu tntang kehamilan efsun, lalu mereka pun berdebat, mehmet geram dan berdiri dngn memukul meja, smuanya terdiam, lalu ponsel efsun berbunyi, ates mengajaknya untuk bertemu, efsun pun pergi, ates datang tepat waktu saat birsun tiba dipntu gerbang, ates memaksa efsun untuk ikut dngnnya, efsun trs bertanya ingin dibawa kemana, tpi ates membentaknya, merekapun pergi, sementara nuran dan ilyas sedang sarapan, bahar keluar dan siap2 kkmps, nuran menyuruhnya untuk sarapan tp bahar menolaknya dan pergi, kembali ke birsun, ates mengendari mobilnya dngn kecepatan tinggi, efsun pun terus ngoceh, lalu ates berhenti, efsun terlihat terengah engah karna ates mengebut, efsun pun turun, mereka pun berdebat, lalu ates menantang efsun untum melakukan tes, efsun pun terlihat gugup dan tdk bsa menolaknya.
Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 61. Di lain tempat arda sedang memakai dasi di dpn cermin, lalu arzu lewat (pembantunya ny. Aithe) arda memanggilnya dan menyuruhnya memakaikan dasi, hulya pun melihatnya, arfa mengatakan sesuatu dan pergi, hulya menghamipiri arzu dan mengatakan sesuatu yang membuat arzu menangis didpaur. Kembali ke ates, ates dan efsun pergi rumah sakit, lalu efsun langsng diperiksa, saat akan diperiksa, efsun menyogok suster itu agar menukarkan hasilnya dngn yang positif, beberapa menit kemudian hasilnya keluar dan ates lngsng merebut surat itu, ates sangat terkejut karna hasilnya positif, efsun pun tertawa lega, mereka pun pergi.
Fulya berjalan di losmen, dia memperhatikan satu per satu orang yang sedang bekerja, lalu dia datang ke tempat kerja hasret, hasret yang sedang mengukur baju kaget dngn kedatangan fulya, mereka pun berdebat, fulya menyodorka satu jas dan meletakan uang diatasnya llalu pergi, hasret menghentikannya dan menyuruh untuk mengambil kmbali uangnya, mereka pun berdebat, repika pun merasa tersinggung dan mengejar fulya, mereka berdua pun berdebat.
Bahar sedang duduk ditangga taman, lalu temannya datang membawakannya teh, lalu onur dan tulai memperhatikannya dr jauh dan membicarakannya, onur pun menghampiri bahar dan mengataka sesuatu lalu pergi, saat bahar akan pergi, dia berpapasan dengan birsun dan ates, bahar mncba menghindar dan birsun memanggilnya, ates lemah tak berdaya, birsun menghampiri bahar dan menanyakan sesuatu, ates hanya memperhatikan dr jauh, lalu efsun pergi, ates pun mengejar bahar dan mengajaknya berbicara, efsun pun menelpon nuran dan mengabarkan hasil palsunya dan ates percaya dngn kehamilannya.
Sesil dan sakine sedang berbincang di rumahnya, lalu nuran datang membawakan sesuatu, saat itu sesil pamit pergi, nuran dan sakine pun berbincang.
Sesil pamit pergi saat nuran datang, lalu saat sedang berjalan necati datang nenghampiri sesil, mereka berbincang, sedangkan nuran dan sakine membicarakan masalah necati dan nuran memberitahu kehamilan efsun ke sakine, lalu sakine mengatakan sesuatu yang membuat nuran marah dan pergi.
Di kampus, bahar dan ates sedang berdiri berhadapan saat efsun pergi, ates mengatakan "bagaimana bisa seperti ini bahar, aku bermimpi mnjdi suamimu" bahar meminta ates untuk bertanggung jawab atas kehamilan efsun, lalu bahar berbalik badan untuk pergi, tapi dia menghentikan langkahnya dan berbalik lg membuang bukunya dan memeluk ates dngn erat, ates pun menangis menikmati pelukannya, bahar pergi meninggalkan ates bgtu jga ates, mereka berbalik arah, soundtrackpun terus berjalan dan mengingat kenangan2 mereka.
Fulya pulang dr losmen, lalu ny aiten menunggunya ditepi tangga, mereka berdebat lalu fulya pergi.
Efsun dan hasret sedang berbincang dicafe, hasret menyebut nama bahar, mereka membicarakan ates dan bahar , tapi efsun malah nyeroscos kaya suara goreng ikan pletak pletok haha lalu ates menelponnya dan ingin bertemu.
Hulya berbicara dngn ny aiten mengenai arzu dan arda, ny aiten mendatangi arzu dan memarahinnya, arzu menangis.
Ates sedang berbincang dngn tn. Edim, ates tak berhenti2 minum, lalu tn edim mengambil gelas ates yang sudah ditambah birnya, tn edim menasihati ates, lalu ates melihat efsun dngn kebencian, tn edim pun pamit pergi, saat efsun ingin masuk tn edim memperhatikannya dan efsun pun merasa, dia masuk dngn menunduk saat berpapasan dngn tn edim, lalu efsun dan ates berdebat, ates membentak efsun lalu efsun pergi.
Bahar sedang membakar kenangannya brsama ates tepat dimakam yusuf, lalu dia nangis sesedakan, sesil datang dan terkejut melihat bajar, sesil menenagkann dan memanggil nuran, nuran mengajak bahar kekamarnya dan sesil Pun pergi, nuran keluar dan menyiram api yang msh menyala, sesil tiba dirumahnya dan mengatakan keadaan bajar, sesil merasa iba bgtu jga sakine, mereka pun sdkt berdebat.
Bahar termenung di kamarnya dan menangis, lalu ates menelponnya berkali2 tpi tak diangkat, dilain tempat efsun datang ke rumah attahan dan memarahi beyza, lalu hulya datang dan mengatakan sesuatu ke efsun yang membiatnnya geram, efsun pun langsng berteriak memanggil ayah palsunya, mehmet mendengarnya dan efsun pun datang keruang kerjannya, efsun mengatakan apa yang terjadi di cafe td dngn ates, mehmet menenangkan efsun dan meyakini sesuatu, efsun keluar dan menelpin nuran di depan kamar adibe, edibe mendengarnya dan memecahkan gelas, efsun masuk dan memarahinya, lalu hulya datang dan memarahi efsun, efsun pun pergi.
Nuran sedang gelisah memikirkan sesuatu di depan rumah, lalu ates datang, nuran memarahi ates, ates mengatakan sesuatu yang membuat nuran luluh, lalu ates mencium tangan nuran dan memanggil nuran ibu, nuran pun memanggil bahar, bahar pun keluar dan terkejut, ates mengajak bahar keluar dan nuran mengizinkannya, mereka berjalan dan terhenti ditengah jalan, merekapun berbincang, ates trus membelai rambut bahar mereka berpelukan, lalu bahar pergi, ates trs memanggil bahar, tapi bahar trus berjalan pulang.
0 komentar:
Posting Komentar